Bagian Utama Kitab Suci Weda Yang Menjadi Pedoman Hidup Agama Hindu

Pertanyaan

Sumber ajaran agama Hindu adalah Kitab Suci Weda. Weda(Veda) adalah kitab suci agama Hindu yang berisi kumpulan sastra kuno dari zaman India Kuno. Umat Hindu percaya bahwa isi Weda merupakan kumpulan wahyu dari Brahman atau penguasa tertinggi dalam konsep ketuhanan Hindu.

Secara ethimologi weda berasal dari kata “Vid” (bahasa sansekerta), yang artinya mengetahui atau pengetahuan. Weda adalah ilmu pengetahuan suci yang maha sempurna dan kekal abadi serta berasal dari Hyang Widhi Wasa.

Karena berasal dari wahyu dan tidak dikarang oleh manusia dan abadi, maka Weda disusun kembali. Dan yang menyusun kitab suci weda adalah Maharesi Byasa. Secara lengkap tentang agama Hindu bisa Anda temukan pada situs Detiklombok.com. Selain itu ada banyak berita lainnya yang juga bisa Anda temukan.

Bagian Utama Dari Kitab Weda

Maharesi Byasa juga membagi isi weda menjadi empat bagian utama. Dalam hal ini, ia dibantu oleh empat muridnya, yaitu Pulaha, Jaimini, Samantu, dan Wesampayana. Dan empat bagian tersebut adalah sebagai berikut:

1. RegWeda

Reg Weda memuat mantra-mantra dalam bentuk puji-pujian. Mantra ini digunakan untuk mengundang dewa agar hadir dalam upacara kurban. Imam yang menggelar puji-pujian ini dikenal disebut dengan Hotr.

2. SamaWeda

Sebagian besar isi Sama Weda diambil dari Reg Weda, perbedaannya hanya terdapat pada puji-pujian untuk dinyanyikan dalam pelaksanaan upacara yadnya. Dalam berbagai kegiatan keagamaan, penggunaan Dharmagita sangatlah dibutuhkan karena irama lagunya memiliki berbagai jenis variasi yang sangat membantu untuk menciptakan suasana hening atau khidmat yang dipancari oleh getaran kesucian sesuai dengan jenis yadnya yang dilaksanakan.

Dharma gita artinya suatu lagu atau nyanyian suci yang secara khusus dilagukan atau dinyanyikan pada saat upacara keagamaan Hindu, dan untuk mengiringi upacara ritual atau yadnya.

3. Yajurweda

Bagian dari Weda yang berisi doa untuk mengantar sesaji para dewa adalah Yajurweda. Isi dari Yajurweda berupa yajus atau rapal yang digunakan untuk mengubah kurban yang menjadi makanan dewa. Melalui rapal Yajurweda, makanan yang dikurbankan akan pindah ke alam kedewataan dan dihubungkan dengan dewa.

4. Atharmaweda

Kitab Atharmaweda mengandung mantra sakti dan ilmu gaib. Mantra itu digunakan untuk mendoakan mereka yang sedang sakit dan untuk menolak bahaya.

0
Maxmian 2 bulan 0 Jawaban 29 Dilihat 0

Tinggalkan jawaban