Beginilah Tata Cara Taaruf Online Yang Sesuai Dengan Syariat Islam

Pertanyaan

Taaruf merupakan kata yang sudah tidak asing lagi ditelinga umat Muslim. Secara harfiah, taaruf bisa diartikan sebagai mengenalkan diri dengan baik. Ada juga orang yang mengatakan jika taaruf artinya berkenalan dengan orang lain.

Pada era digital seperti sekarang, proses taaruf bisa menggunakan Aplikasi Taaruf, media sosial, dan aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp.

Selain itu taaruf memang lebih dianjurkan dalam Islam bagi pria dan wanita yang sama-sama ingin menjajaki untuk ke jenjang pernikahan. Sebab Islam tak mengenal pacaran.

Karena situs Taaruf Online kini sudah semakin menjamur. Maka pastikan untuk memilih situs yang menjalani proses taaruf yang baik dan benar sesuai dengan syariat Islam. Seperti Syari.id yang merupakan Taaruf Syar’i yang bisa membantu anda menemukan pasangan.

Agar tidak salah kaprah dalam menjalani proses taaruf, alangkah baiknya seorang muslim mengetahui tata cara taaruf yang benar yang sesuai dengan syariat Islam.

Adapun tata cara tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Niat

Sebelum melakukan taaruf, seseorang harus memiliki niat karena Allah. Tidak boleh menjalankan taaruf apabila terdapat niat buruk di dalamnya.

2. Tidak Boleh Berduaan Tanpa Perantara

Sebelum proses akad nikah, kedua calon pasangan baik laki-laki dan perempuan statusnya adalah milik orang lain. Keduanya pun tidak boleh berduaan, termasuk menggunakan media video call.

3. Bertukar Biodata

Dalam proses taaruf, untuk saling mengenal satu sama lain harus melalui pertukaran biodata tertulis yang kemudian ada pihak ketiga yang menjadi perantara pertukaran biodata tersebut. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi pertemuan.

4. Bertemu dengan Keluarga

Jika proses taaruf online telah diterima, maka tahap selanjutnya adalah nadzar. Nadzar bisa dilakukan dengan cara datang ke rumah pengantin wanita dan menghadap langsung orang tuanya.

5. Dibolehkan Memberi Hadiah

Hadiah sebelum pernikahan hanya boleh dimiliki oleh wanita, calon istri dan bukan keluarganya. Jika kedua pasangan lanjut untuk menikah, hadiah tersebut bisa menjadi mahar bagi pengantin wanita. Namun sebaliknya jika proses taaruf tidak sesuai rencana, maka hadiah tersebut pun bisa dikembalikan.

Dapat disimpulkan jika taaruf online merupakan solusi yang tepat jika kamu sudah memiliki kematangan yang baik untuk menikah dan berkeluarga.

0
Maxmian 2 bulan 0 Jawaban 48 Dilihat 0

Tinggalkan jawaban