Tips Investasi Crypto Bagi Pemula Agar Tetap Profit

Pertanyaan

Bitcoin menjadi instrumen investasi yang sedang digandrungi masyarakat. Banyaknya investor yang melirik Bitcoin membuat instrumen investasi ini semakin populer dan menguntungkan. Terlebih, aset kripto ini sudah disetujui sebagai instrumen investasi yang sah di Indonesia oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti).

Namun, Anda sebaiknya jangan asal berinvestasi. Pahami terlebih dahulu hal yang harus dilakukan dan tidak saat investasi aset kripto.

Sebisa mungkin Anda menghindari kesalahan yang mungkin terjadi. Hal tersebut juga akan menurunkan risiko kerugian. Melansir dari The Times pada Rabu (12/1/2022), berikut ini 4 tips berinvestasi dengan mata uang kripto. Jangan mudah tertipu!

1. Pilih Media Exchange yang Tepat untuk Investasi Cryptocurrency

Ketika ingin menentukan untuk terjun di investasi aset Cryptocurrency, pemilihan media exchange untuk melakukan transaksi menjadi penting demi memastikan keamanan investasi. Bagi yang masih pemula, pastikan media exchange yang dipilih legal dan terdaftar resmi di Bappebti seperti Tokenomy dan lainnya.

Tokenomy merupakan Bitcoin Investment platform yang menawarkan berbagai layanan keuangan berbasis kripto. Di Tokenomy, Anda dapat berinvestasi dalam berbagai jenis aset kripto melalui berbagai cara seperti deposit tetap, staking, deposit mata uang ganda, produk pinjaman, dan perdagangan di pasar spot/future.

2. Pelajari Analisis Fundamental Pada Aset Cryptocurrency yang Diminati

Sebelum mulai berinvestasi, trader perlu memahami jenis-jenis mata uang kripto yang beredar di pasaran. Bitcoin (BTC) memang menjadi favorit. Tetapi ada juga lainnya yang populer seperti Ethereum (ETH), Ripple (XRP), Binance (BNB), Cardano (ADA), dan lainnya.

3. Pelajari Grafik Candlestick untuk Analisis Teknikal

Setelah analisis fundamental, hal penting berikutnya adalah belajar mengenai analisis teknikal. Kebanyakan orang yang menjadi trader aset Cryptocurrency menggunakan indikator teknikal untuk mendapatkan wawasan tambahan mengenai aksi harga suatu aset.

4. Ketahui Besaran Biaya Layanan dan Spread

Dalam melakukan transaksi perdagangan aset Cryptocurrency, ada skema biaya layanan yang dibebankan pada trader yakni biaya pembelian dan penarikan. Selain itu, perlu juga memperhatikan spread.

Karena bagi investor pemula, perbedaan spread dalam selisih antara harga jual dan beli saat melakukan transaksi tidak jarang membuat mereka terkejut.

Itulah beberapa tips investasi crypto untuk pemula yang paling banyak diterapkan oleh investor pemula.

0
trihartanti 3 bulan 0 Jawaban 44 Dilihat 0

Tinggalkan jawaban